Kamis, 22 Juni 2017

Gejala serta Penyebab Terjadinya Edema Paru

Gejala serta Penyebab Terjadinya Edema Paru- Selamat datang di halaman blog kami. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas artikel mengenai Penyakit Edema Paru. Sebelum kami memaparkan penjelasannya, apakah sebelumnya kalian tahu apa itu penyakit edema paru? Jika tidak, mari kita simak artikel yang berisi penjelasan tentang Penyakit Edema berikut.


Edema paru merupakan suatu penyakit yang menyerang paru-paru karena adanya penumpukan cairan di dalam kantong paru-paru (alveoli) sehingga penderita akan kesulitan dalam bernafas. Dimana kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba dan akan berkembang dalam jangka waktu yang lama.


Seseorang yang menderita edema paru ini tidak mungkin lagi mereka untuk melakukan aktivitas fisik sebagaimana mestinya. Biasanya pada kondisi ini, penderita akan mengalami kenaikan berat badan yang tidak hanya disebabkan oleh penumpukan cairan di dalam paru-paru saja, melainkan juga penumpukan yang terjadi pada kaki. Penderita edema kronis juga akan mengalami gangguan kualitas tidur karena sering kali mereka merasa sesak nafas sehingga mereka terbangun dari tidurnya.


Sedangkan pada edema paru dalam jangka pendek, ia akan merasakan sesak nafas yang terjadi secara tiba-tiba hingga akan menyebabkan penderitanya seakan-akan seperti tercekik. Selain itu, detak jantung penderita akan mengalami palpitasi secara tidak teratur yang disertai dengan batuk berdahak dan berbusa atau darah. Dan jika edema paru akut terjadi karena penyakit jantung, maka penderita juga akan turut mengalami sakit pada dadanya.


Gejala Umum Edema Paru

  • Kesulitan dalam bernafas.
  • Merasa gelisah.
  • Kelelahan.
  • Keringat yang berlebihan.
  • Kehilangan kesadaran.
  • Kulit pucat.
  • Pembengkakan pada kaki atau perut.
Penyebab Edema Paru

Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya Edema Paru. Penyakit tersebut adalah Kardiomiopati (otot jantung yang rusak), gangguan katup jantung, dan penyakit jantung koroner. Selain dari akibat adanya penyakit tersebut, edema paru juga dapat disebabkan oleh:
  • Seseorang yang berada di ketinggian gunung diatas 2.400 meter.
  • Efek samping obat.
  • Pengaruh asap rokok.
  • Terpapar racun.
  • Tenggelam.
  • Infeksi virus.
  • Emboli paru.
  • Masalah pada sisitem saraf.
  • Cedera pada paru-paru.
Pencegahan Edema Paru
  • Berhenti merokok.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Kurangi berat badan berlebih.
  • Pola makan yang sehat.
  • Makan banyak sayuran dan buah serta gandum utuh.
  • Kurangi asupan garam.
  • Batasi asupan minuman keras.
  • Hindari stres.
Demikianlah artikel yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih atas kunjungan anda dan Salam Sehat!!!.

Rabu, 21 Juni 2017

Daftar Makanan Penyebab Terjadinya Penyakit Usus Buntu

Daftar Makanan Penyebab Terjadinya Penyakit Usus Buntu- Penyakit usus buntu merupakan penyakit yang sering dialami oleh kebanyakan orang. Dimana penyakit ini bersifat berbahaya karena dapat mengancam nyawa seseorang. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan penyakit usus buntu? Kenapa semua orang menakuti penyakit ini?



Penyakit usus buntu merupakan penyakit yang terjadi karena adanya peradangan atau pembengkakan usus buntu yang terjadi ketika usus buntu telah meradang dan membuatnya rentan untuk pecah. Dimana penyakit usus buntu ini memiliki potensi munculnya komplikasi yang serius jika tidak segera ditangani sejak dini.

Selain karena peradangan, penyakit usus buntu juga dapat terjadi kebiasaan buruk seseorang yang sering mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat mengakibatkan terjadinya penyakit usus buntu. Makanan dan minuman tersebut seperti:
  • Minuman beralkohol
Minuman ini, memang tidak baik bagi kesehatan tubuh seseorang. Orang yang sering mengonsumsi minuman ini hanyalah orang yang ingin merusak keadaan tubuhnya saja.




  • Makanan yang digoreng
Mengapa makanan ini harus dijauhi? Karena pada dasarnya makanan yang digoreng itu berbahaya bagi kesehatan karena mengandung zat karsinogen sehingga tidak baik untuk dikonsumsi oleh penderita usus buntu. Selain itu, zat tersebut juga dapat memicu terjadinya kanker dan sel perusak dalam tubuh manusia.



  • Makanan yang dibakar
Makanan yang dibakar langsung seperti sate, ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Karena makanan tersebut dibakar langsung diatas arang yang dimana zat kimia yang ada pada arang tersebut bisa menempel pada makanan dan termakan masuk ke dalam tubuh kita. Sehingga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti usus buntu.


  • Makanan yang pedas
Makanan pedas ini bersifat panas, jadi jika kalian terlalu banyak mengonsumsinya maka akan membuat usus terasa perih serta panas pada perut.






  • Makanan yang mengandung vetsin dan garam tinggi
Jenis makanan tersebut sering menjadi pemicu terjadinya penyakit usus buntu. Seperti dari mie instan, penyedap rasa dan bumbu instan lainnya serta garam yang dapat menyebabkan iritasi pada usus.





  • Daging unggas yang disuntik vaksin
Daging tersebut sering beredar di pasaran yang pada dasarnya unggas masih ada dalam masa pertumbuhan sehingga belum layak untuk dikonsumsi. Namun karena canggihnya teknologi sekarang, dengan menggunakan vaksin yang diberikan kepada unggas yang masih dalam masa pertumbuhan agar menjadi tumbuh lebih besar dari segi fisiknya.


  • Daging instan
Sama halnya dengan daging unggas, daging instan juga beredar di pasaran. Dan banyak sekali orang yang menyukai produk daging instan ini. Dimana daging instan biasanya mengandung bahan pengawet dan bahan perasa buatan yang berdampak akan meningkatkan kadar karsinogen dalam tubuh yang sangat berbahaya bagi organ hati.

Demikianlah artikel yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan kami harap anda bisa mengurangi dalam mengonsumsi makanan di atas. Agar anda tidak mudah untuk terkena Penyakit Usus Buntu. Terima kasih atas kunjungan anda dan Salam Sehat!!!.


Kenali Penyakit Usus Buntu, dan Gejalanya Sejak Dini

Kenali Penyakit Usus Buntu, dan Gejalanya Sejak Dini - Berbagai penyakit tidak hanya dapat terjadi pada organ-organ luar saja. Organ dalam pun seperti Usus buntu dapat mengalami peradangan akibat kebiasaan hidup seseorang yang buruk.



Penyakit usus buntu atau Appendicitis adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada usus buntu. Kondisi ini dapat terjadi ketika appendix (usus buntu) telah meradang dan membuatnya rentan pecah, hal ini termasuk kedalam keadaan darurat medis serius. Usus buntu sendiri merupakan sebuah struktur berbentuk selang kecil yang menempel pada bagian bawah usus besar. Yang berfungsi sebagai organ imunologik yang berperan aktif dalam sekresi immunoglobulin yang berisi kelenjar limfoid.

Penyakit usus buntu memiliki potensi munculnya komplikasi yang serius. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja. Meskipun lebih sering terjadi pada usia muda sekitar 10-30 tahun.

Penyebab Penyakit Usus Buntu

Penyebab sendiri dari penyakit ini masih bekum diketahui secara pasti. Namun, hal ini sering dikaitkan dengan adanya penyumbatan pada usus buntu sehingga terjadi peradangan. Penyumbatan disebabkan oleh feses, benda asing atau kanker. Dimana saat tersumbat, bakteri akan tumbuh dan berkembang yang bisa menyebabkan usus buntuk membengkak dan bernanah.

Adapun faktor yang meningkatkan seseorang untuk terkena usus buntu adalah:
  • Pola makan seseorang yang buruk.
  • Terjadinya infeksi.
  • Riwayat keluarga penderita usus buntu.
  • Melakukan diet rendah serat namun tinggi karbohidrat.
  • Gejala Penyakit Usus Buntu
  • Sakit perut di sekitar pusar dan pindah ke samping kanan bawah.
  • Perut kembung.
  • Nafsu makan menurun.
  • Kram pada perut.
  • Tidak bisa buang gas.
  • Mual dan muntah.
  • Mengalami diare atau konstipasi.
  • Demam ringan.
  • Nyeri perut ketika berjalan, batuk dan melakukan gerakan memutar.
Pendiagnosaan Penyakit Usus Buntu
  • Pemeriksaan fisik.
  • Tes darah.
  • Tes urine.
  • CT scan atau USG.
  • Pemeriksaan organ intim dan tes kehamilan yang biasanya dilakukan pada wanita yang belum mengalami menopause.
Pengobatan Penyakit Usus Buntu
  • Appendectomy adalah pembedahan perut darurat yang paling sering digunakan dalam pengobatan penyakit usus buntu. Ada 2 macam pengobatan appendectoomy yaitu:
  • Laparoscopy appendectomy. Dengan menggunakan sebuah selang yang dimasukkab ke perut untuk melihat serta mengangkat usus buntu.
  • Open Appendectomy, prosedur operasi untuk memotong perut bagian kanan bawah untuk mengangkat usus buntu.

Demikianlah artikel yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat. Dan kami beritahukan bahwa Informasi yang kami sampaikan bukanlah pengganti nasihat medis. Ini hanyalah sekedar informasi untuk anda mengenai penyakit Usus Buntu. Terima kasih atas kunjungan anda dan sampai jumpa.